Harian Semangat.com
TANGERANG – PT Pandafood Kreasi Indonesia tampil diajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 untuk memperluas jaringan pasar dan menjaring lebih banyak pembeli dari berbagai negara. Pameran dagang terbesar di Indonesia tersebut resmi dibuka pada Rabu (14/10/2026) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.
PT Pandafood Kreasi Indonesia terus mengembangkan bisnis makanan ringan sejak mengawali perjalanan sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada 2015. Berkat inovasi produk, peningkatan kualitas, serta dukungan berbagai pihak, perusahaan ini kini telah menjangkau pasar nasional dan bersiap memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional.
Direktur PT Pandafood Kreasi Indonesia, Davis Parmana, menjelaskan bahwa perjalanan membangun usaha hingga berkembang menjadi perusahaan makanan ringan membutuhkan proses panjang. Inovasi, kemauan untuk terus belajar, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan pasar menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan industri makanan ringan.
“Prosesnya panjang, dimulai dari inovasi. Kami juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah yang turut membina UMKM. Kami terus belajar, beradaptasi, dan berkembang agar mampu bersaing serta membawa produk Indonesia ke pasar internasional,” ujar Davis Parmana kepada awak media di sela-sela pameran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41, Rabu (14/10/2026), di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.
Pandafood dikenal melalui berbagai produk makanan ringan berbahan dasar rumput laut yang diolah menjadi aneka varian, antara lain Minori Panda, Minori Panda Mini Roll, Tempura, Nori Puri, serta produk rumput laut tabur. Selain itu, perusahaan juga menghadirkan produk berbahan dasar tempe dengan merek Kingkong.
Saat ini, Pandafood memiliki sekitar 50 stock keeping unit (SKU) atau varian produk dengan harga yang beragam. Variasi tersebut memungkinkan perusahaan menjangkau berbagai segmen konsumen, mulai dari penikmat camilan dengan harga ekonomis hingga konsumen yang menginginkan produk dengan karakter premium.
Di tengah persaingan industri makanan ringan yang semakin ketat, Pandafood terus melakukan pengembangan produk dengan memperhatikan kualitas dan preferensi konsumen. Salah satu produk yang menjadi perhatian adalah Tempura, yang dikembangkan dengan karakter tekstur tidak terlalu keras, tetapi tetap memberikan sensasi renyah saat dikonsumsi.
Menurut Davis, pengembangan produk tidak hanya berorientasi pada penambahan varian, tetapi juga pada kemampuan memahami kebutuhan pasar. Dengan demikian, produk yang dihasilkan diharapkan dapat memenuhi selera konsumen sekaligus memiliki daya saing di tengah banyaknya pilihan makanan ringan.
Pandafood juga membuka peluang kolaborasi dengan pelaku usaha dan pengrajin lokal, serta menjalin kerja sama dengan petani lokal. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan sekaligus memperluas keterlibatan pelaku ekonomi lokal dalam rantai bisnisnya.
Ke depan, selain memperkuat pasar domestik, Pandafood akan memfokuskan perhatian pada pengembangan ekspor. Perusahaan berencana menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai negara untuk memperkenalkan produk-produknya ke pasar internasional.
Keikutsertaan dalam pameran TEI ke-41 diharapkan dapat menjadi momentum bagi Pandafood untuk memperkenalkan produk secara lebih luas, menjalin koneksi dengan calon mitra, serta mendapatkan buyer dari berbagai negara. Perusahaan berharap pertemuan dengan para buyer di pameran ini dapat membuka peluang kerja sama distribusi dan ekspor yang berkelanjutan.
Langkah menuju pasar global tersebut menjadi bagian dari perjalanan Pandafood dalam mengembangkan usaha yang berawal dari UMKM hingga menjadi perusahaan makanan ringan dengan jangkauan pasar nasional.
Dengan terus mengedepankan inovasi, kualitas produk, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, PT Pandafood Kreasi Indonesia berharap dapat memperluas pasar, menjalin kerja sama dengan buyer internasional, dan meningkatkan daya saing produk makanan ringan Indonesia di kancah internasional.

