Berita Terkini,Bisnis

“PT RAJA JEVANISI Targetkan Realisasi Pasar Export dan Ekspansi tahun 2027”

Spread the love

Harian Semangat.com

Tangerang, PT RAJA JEVANISI tampil diajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 untuk memperluas jaringan pasar dan menjaring lebih banyak pembeli dari berbagai negara.
Pameran dagang terbesar di Indonesia tersebut resmi dibuka pada Rabu (14/10/2026) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

PT RAJA JEVANISI terus memperkuat strategi hilirisasi industri perunggasan melalui pengembangan produk olahan ayam bernilai tambah.

Berawal dari usaha peternakan ayam pada 2004, perusahaan ini mengembangkan bisnis pemotongan ayam pada 2010 hingga memasuki industri food processing dengan memproduksi nugget, sosis, dan berbagai produk olahan ayam sejak 2021.

Direktur PT RAJA JEVANISI Ariefin, mengatakan pengembangan usaha tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas ayam, dari peternakan hingga menjadi produk pangan siap olah yang memiliki daya saing lebih tinggi.

“Awalnya kami bergerak di peternakan ayam. Kemudian pada 2010 kami mulai masuk ke bisnis pemotongan ayam dan memasok daging ayam segar. Sejak 2021, kami mengembangkan produksi sendiri, seperti nugget, sosis, dan karaage. Tujuannya agar nilai tambah produk ayam yang kami hasilkan bisa semakin meningkat,” ujar Ariefin saat ditemui awak media  di stan pameran Trade Expo Indonesia (TEI) di ICE BSD, Minggu (18/10/2026).

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap penguatan industri pangan nasional. Ariefin menilai semakin banyak pelaku usaha, termasuk UMKM, perlu didorong untuk naik kelas melalui inovasi, peningkatan kapasitas produksi, dan pemanfaatan teknologi.

Ia mengakui bahwa persoalan permodalan masih menjadi tantangan klasik dalam pengembangan usaha. Namun, tantangan yang tidak kalah penting adalah bagaimana perusahaan terus meningkatkan kemampuan internal serta mengikuti perkembangan teknologi agar mampu bersaing dengan perusahaan lain.

“Perusahaan harus terus aktif mengikuti perkembangan teknologi. Kalau kita tidak mengikuti perkembangan tersebut, kita bisa tertinggal dari perusahaan lain.

Karena itu, peningkatan kapasitas perusahaan dan penguasaan teknologi menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya.

Selain memperkuat pasar domestik, PT RAJA JEVANISI kini mulai serius mengembangkan pasar ekspor. Keikutsertaan dalam Trade Expo Indonesia menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkenalkan produk perusahaan kepada calon pembeli dari berbagai negara.

Ariefin mengatakan perusahaan ingin memperluas jangkauan pemasaran agar tidak hanya bergantung pada pasar Indonesia, tetapi juga mampu menembus pasar internasional.

“Target kami mengikuti pameran ini adalah mencari prospek pelanggan untuk ekspor. Kami ingin produk-produk yang kami hasilkan bisa dipasarkan ke luar negeri. Ini juga sejalan dengan upaya pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian, untuk meningkatkan ekspor dan devisa negara,” katanya.

Sejumlah produk yang dikembangkan untuk pasar ekspor meliputi nugget, sosis, karaage, serta spicy wing. Saat ini, perusahaan telah melakukan ekspor ke Bangladesh dan Timor-Leste.

Untuk pengembangan pasar berikutnya, PT Raja Jevanisi tengah menjajaki peluang di sejumlah negara lain. Perusahaan menargetkan realisasi tambahan pasar ekspor pada akhir 2026 dan melanjutkan ekspansi pada 2027, dengan lima calon pasar di kawasan ASEAN yang sedang dijajaki.

Meski demikian, proses memasuki pasar internasional masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait pemenuhan persyaratan dan registrasi produk di negara tujuan.

Ariefin , menjelaskan bahwa setiap negara memiliki ketentuan tersendiri untuk produk pangan impor. Proses pendaftaran dan perizinan tersebut membutuhkan waktu sehingga harus dipersiapkan dengan baik sebelum produk dapat dipasarkan secara luas.

Dari sisi standar keamanan pangan, perusahaan telah melengkapi sertifikasi ISO 22000 untuk fasilitas produksi dan produknya. Pemenuhan standar tersebut menjadi salah satu modal perusahaan untuk memperkuat kepercayaan pasar terhadap kualitas produk olahan ucap Ariefin.

 

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *