Harian Semangat.com
TANGERANG – Usaha Dagang (UD) Serba Guna Abadi hadir di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 untuk memperluas jaringan pasar dan menjaring lebih banyak pembeli dari berbagai negara. Pameran dagang terbesar di Indonesia tersebut resmi dibuka pada Rabu (14/10/2026) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.
Usaha Dagang (UD) Serba Guna Abadi terus mengembangkan produk bumbu masakan khas Minangkabau yang telah hadir sejak 2003. Berawal dari racikan bumbu untuk kebutuhan keluarga dan teman-teman dekat, kini produk tersebut telah berkembang dan beredar di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama UD Serba Guna Abadi, Haji Usman Khatab, menjelaskan bahwa usaha bumbu masakan khas Minang tersebut pada awalnya dirintis secara sederhana untuk memenuhi kebutuhan lingkungan keluarga.
“Pada mulanya, bumbu ini hanya untuk lingkungan keluarga dan teman-teman dekat saja. Namun, seiring berjalannya waktu, usaha ini terus berkembang hingga produknya bisa beredar di seluruh Indonesia,” ujar Haji Usman Khatab kepada awak media, Rabu (14/10/2026), di ajang Trax Expo 2026, ICE BSD, Tangerang.
Menurutnya, perkembangan usaha tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pemasaran. Saat ini, UD Serba Guna Abadi mampu memproduksi sekitar lima ton bumbu masakan per bulan.
Berbagai produk bumbu ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner. Produk tersebut antara lain bumbu rendang, bumbu gulai, bumbu ayam, bumbu gulai nangka, bumbu gulai jengkol, serta bumbu serbaguna.
Keberagaman produk tersebut menjadi bagian dari upaya UD Serba Guna Abadi untuk menghadirkan cita rasa khas Minangkabau yang praktis dan mudah digunakan oleh konsumen, baik untuk memasak di rumah maupun sebagai kebutuhan usaha kuliner.
Haji Usman mengatakan, pencapaian pasar nasional menjadi salah satu pijakan bagi perusahaan untuk melangkah lebih jauh. Ke depan, ia berharap produk bumbu khas Minang yang dikembangkan perusahaannya dapat menembus pasar internasional.
“Kami ingin produk ini bisa go international. Harapannya, melalui keikutsertaan dalam pameran seperti ini, kami dapat bertemu dengan buyer dari luar negeri sehingga peluang ekspor semakin terbuka,” ungkapnya.
Ia berharap UD Serba Guna Abadi dapat terus berkembang, memperluas jaringan pemasaran, dan memperkenalkan kekayaan cita rasa kuliner Minangkabau kepada konsumen di berbagai negara.
Dengan pengalaman usaha sejak 2003 dan kapasitas produksi sekitar lima ton per bulan, UD Serba Guna Abadi berupaya menjadikan bumbu masakan khas Minang sebagai produk yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas, sekaligus membawa cita rasa Nusantara ke tingkat internasional.

