Ekonomi,News

“HIPMI Export Center ” Perkuat UMKM Lewat Bidang Teknologi, Targetkan Akselerasi Closing dengan Buyer

Spread the love

Harian Semangat.com

Jakarta  – HIPMI Export Center terus memperkuat perannya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menembus pasar ekspor. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan Kepala Bidang Teknologi guna mengakselerasi transformasi digital UMKM agar lebih siap bersaing dan mampu melakukan closing dengan buyer, baik di dalam maupun luar negeri.

Hal tersebut disampaikan David  Alfa Sunarna selaku Kepala Bidang Teknologi HIPMI Export Center saat ditemui media di sela-sela pelantikan pengurus Badan Otonom BPP HIPMI, pada Kamis 12 Februari 2026 di Smesco Jakarta. Momentum pelantikan tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran setiap bidang dalam mendukung program strategis organisasi.

“Kita melihat potensi UMKM sangat besar. Namun tanpa dukungan teknologi dan digitalisasi, peluang untuk closing dengan buyer menjadi lebih kecil. HIPMI Export Center hadir untuk mengakselerasi UMKM melalui pendekatan digital berbasis web,” ujar David.

Ia menjelaskan, HIPMI Export Center memanfaatkan website sebagai salah satu pintu utama untuk mempertemukan UMKM dengan calon buyer. Melalui sistem digital tersebut, profil perusahaan dan produk dapat diakses lebih luas dan profesional.

Menurut David, banyak buyer—terutama dari luar negeri—lebih dulu melakukan pengecekan digital sebelum menjalin kerja sama. Karena itu, HIPMI Export Center tidak hanya fokus pada promosi produk, tetapi juga pada penguatan branding dan kredibilitas digital UMKM.

“Kami edukasi pelaku UMKM tentang pentingnya memiliki website resmi, Instagram bisnis yang aktif, LinkedIn profesional, serta legalitas perusahaan seperti PT yang kredibel. Buyer sangat memperhatikan aspek ini sebelum memutuskan kerja sama,” jelasnya.

Dalam wawancara usai pelantikan, David juga menegaskan bahwa pembentukan dan penguatan bidang teknologi merupakan bentuk keseriusan HIPMI dalam menjawab tantangan zaman.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Kalau UMKM ingin naik kelas dan closing dengan buyer global, mereka harus siap secara digital dan legal. Di sinilah peran HIPMI Export Center untuk mendampingi dan mengakselerasi,” tegasnya.

Kami optimistis, melalui sinergi pengurus baru Badan Otonom BPP HIPMI dan dukungan teknologi yang terstruktur, semakin banyak UMKM Indonesia yang mampu menembus pasar ekspor dan meningkatkan daya saing di kancah internasional .(w).

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *