Bisnis

“Jelajahi Keindahan Indonesia Timur”, Luisa Marine Adventures Indonesia Tawarkan Wisata Bahari dengan KLM Supraba Cruises”

Spread the love

Harian Semangat.com

Jakarta – PT Luisa Marine Adventure Indonesia ( Archipelago Indonesia)  turut meramaikan ajang International Islamic Expo 2026 dengan memperkenalkan layanan wisata bahari premium yang menyasar destinasi-destinasi unggulan di kawasan Indonesia Timur menggunakan kapal pinisi.

Director PT Luisa Marine Adventure Indonesia, Ida Susanti, menjelaskan bahwa perusahaannya bergerak di bidang pariwisata, khususnya wisata bahari dengan kapal pinisi (liveaboard) yang menawarkan pengalaman berlayar sekaligus menikmati keindahan alam bawah laut Indonesia.

“Fokus kami adalah menghadirkan pengalaman wisata eksklusif di Indonesia Timur. Destinasi yang paling banyak diminati antara lain Labuan Bajo, Alor  Taman Nasional Komodo, Raja Ampat Papua. Paket perjalanan dapat disesuaikan dengan keinginan tamu, baik untuk menyelam, snorkeling, trekking maupun sekadar menikmati keindahan alam,” ujar Ida.

Ia mengatakan, perjalanan umumnya dimulai dari Labuan Bajo  dengan kapal Supraba  Cruises kemudian dilanjutkan menuju Alor  Taman Nasional sesuai pilihan wisatawan. Namun, apabila ada permintaan khusus ke destinasi lain, seperti Kalimantan maupun wilayah lainnya di Indonesia, perusahaan siap menyesuaikan rute perjalanan.

PT Luisa Marine Adventure Indonesia menawarkan berbagai pilihan paket wisata, baik per orang maupun per grup. Untuk perjalanan singkat tersedia paket harian, sementara paket menginap minimal dua hari satu malam. Meski demikian, paket yang paling banyak dipilih wisatawan adalah empat hari tiga malam karena dinilai memberikan waktu yang lebih leluasa untuk menikmati seluruh destinasi dan aktivitas wisata.

Selain itu, perusahaan juga menyediakan penyewaan kapal pinisi secara eksklusif dengan kapasitas maksimal 12 orang. Tarif charter kapal mulai dari sekitar USD 4.750 per malam, sedangkan paket per orang mulai sekitar USD 430 per malam yang sudah mencakup akomodasi, makan pagi, makan siang, makan malam, makanan ringan, serta seluruh aktivitas wisata sesuai paket yang dipilih. Seluruh pembayaran dapat dilakukan dalam mata uang dolar Amerika Serikat maupun dikonversikan ke rupiah.

Ida menambahkan, wisatawan juga dapat memilih paket tanpa menginap sesuai kebutuhan dan anggaran. Beragam aktivitas seperti diving, snorkeling, island hopping hingga trekking dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

Melalui keikut sertaan dalam pameran ini, PT Luisa Marine Adventure Indonesia berharap semakin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang mengenal potensi wisata bahari Indonesia. Perusahaan juga ingin terus memperkenalkan keindahan destinasi di Indonesia Timur sebagai salah satu tujuan wisata kelas dunia serta memberikan pengalaman liburan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi setiap wisatawan.

“Kemudian yeye”  menambahkan, mayoritas wisatawan yang menggunakan layanan PT Luisa Marine Adventure Indonesia berasal dari mancanegara, terutama dari Italia, Amerika Serikat, dan Inggris. Sementara itu, pasar Asia mulai menunjukkan pertumbuhan, dengan wisatawan dari Singapura dan Malaysia yang umumnya memilih destinasi Labuan Bajo sebagai tujuan utama.

Meski prospek wisata bahari masih cukup menjanjikan, Yeye mengakui industri pelayaran wisata saat ini menghadapi tantangan akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, operasional kapal menggunakan bahan bakar Dex yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan sehingga berdampak terhadap biaya operasional perusahaan.
“Kenaikan harga BBM tentu memberikan dampak terhadap operasional kami karena seluruh armada menggunakan Dex. Namun demikian, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan menjaga kualitas layanan dan pengalaman wisata,” ujarnya.

Ida  menjelaskan, PT Luisa Marine Adventure Indonesia merupakan operator yang memiliki dan mengelola armada kapal pinisi sendiri, bukan sekadar agen perjalanan. Dalam menjalankan bisnisnya, perusahaan bekerja sama dengan berbagai travel agent yang menjadi mitra dalam memasarkan paket wisata dan melakukan pemesanan kapal.

“Kami memiliki kapal sendiri ( Supraba Cruises yang berlayar ke Labuan Bajo dan  Alor Taman Nasional,  dan  mengelolanya secara langsung. Pola kerja sama kami lebih banyak melalui travel agent yang memesan kapal kepada kami untuk melayani wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” tutup Ida.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *