Berita Terkini,Ekonomi

“Sulaman Asli Minang ” UMKM Solok Selatan Tembus Pasar Internasional “

Spread the love

Harian Semangat.com

Jakarta, The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT), pameran kerajinan tangan terbesar dan terlengkap se-Asia Tenggara kembali hadir pada tanggal 4-8 Februari 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Solok Selatan berupa sulaman asli Minangkabau kini berhasil menembus pasar internasional.

Kerajinan tradisional yang sarat nilai budaya tersebut mendapat perhatian luas karena kualitas, keunikan motif, serta sentuhan kearifan lokal yang tetap terjaga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Kabupaten Solok Selatan, Musfery Hendra, mengatakan bahwa sulaman Minang produksi perajin lokal Solok Selatan saat ini tidak hanya diminati di pasar nasional, tetapi juga telah dipasarkan ke luar negeri.

“Produk unggulan UMKM Solok Selatan, khususnya sulaman asli Minang, sudah go internasional. Ini membuktikan bahwa karya perajin daerah mampu bersaing di pasar global,” ujar Musfery Hendra, Rabu ( 4/1-2026).

Menurutnya, sulaman khas Minang dari Solok Selatan memiliki ciri motif tradisional yang kuat, dipadukan dengan kualitas pengerjaan yang halus dan detail.
Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen mancanegara yang mengapresiasi produk berbasis budaya dan handmade.

Musfery menjelaskan, keberhasilan UMKM sulaman menembus pasar internasional tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah melalui berbagai program pembinaan, mulai dari peningkatan kualitas produksi, pengemasan, hingga promosi melalui pameran dan platform digital.

“Kami terus mendorong UMKM agar naik kelas, baik dari sisi kualitas, desain, maupun pemasaran. Pemerintah daerah hadir untuk mendampingi agar produk lokal bisa berkelanjutan dan memiliki daya saing tinggi,” tambahnya.

Sulaman Minang dari Solok Selatan diaplikasikan dalam berbagai produk, seperti busana, selendang, kain adat, hingga aksesori fashion. Produk-produk tersebut tidak hanya mempertahankan motif tradisional, tetapi juga menyesuaikan selera pasar modern.

Dengan pencapaian ini, Pemkab Solok Selatan berharap UMKM sulaman Minang dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau ke tingkat internasional.

“Ke depan, kami optimistis UMKM Solok Selatan akan semakin berkembang dan menjadi kebanggaan daerah,” tutup Musfery

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *