Harian Semangat.com
Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemahaman publik mengenai peran dan kontribusi penting sektor pembiayaan dan LKM bagi masyarakat, menunjang program pemerintah serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Langkah itu dilakukan dengan menyelenggarakan National Forum of Financing Services and Microfinance 2025 (NFSM 2025) bertema “Contribution of Financing Services and Microfinance Institutions to the National Economy” dengan tagline “Bright Ideas, Bold Moves, Stronger Impacts” di Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman publik mengenai peran dan kontribusi penting sektor pembiayaan dan LKM bagi masyarakat, menunjang program pemerintah serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Mengenai Perusahaan pembiayaan, jangan selalu dilihat dan selalu bicara mengenai pembiayaan untuk konsumtif pembelian motor dan mobil, saat ini dengan jumlah debitur kita yang aktif lebih dari 25 juta, sekarang kita melakukan pembiayaan Financing yang (bapak/ibu/teman2 wartawan ) sering menerima jaminkan BPKB anda, jadi kita mau mengedukasi dengan segala sesuatu itu jangan dengan kemewahan, mulai lah dengan sederhana, ujar Suwandi Wiranto selaku Ketua Umum APPI ( Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia).
Selanjutnya Suwandi mengatakan sejak dulu BPKP itu sudah dibudayakan kerja, nah sekarang BPKBnya sudah ada, jadikan modal bisnis susu, bisnis tikar, bikin sekolah TK dirumah kecil2an, ada kita lakukan dengan pembiayaan syariah, nonsyariah kita punya juga, untuk pembiayaan syariah kita sekarang besar, dilihat dari pembiayaan syariah murah, mudharobah, kalau mau dijaminkan tagihan kita ke wakalah bil ujrah dengan konsep lising.
Jadi perusahaan pembiayaan ini banyak ruang lingkup yang luas dan cabangnya artinya lebih banyak dari bank dan lebih dekat dari masyarakat, masyarakat bisa datang kekantor kita dan jangan takut kalau tiba2 tidak bisa bayar, uang cari uang, nah kalau tidak bisa bayar datang kekantor ” tolong tagihan saya” minta keringanan dari 500 bisa bayar hanya 300 itu bisa, selama dia produktif, mau motor/mobil jadi tua yang penting bayar dan ada jaminannya tutur Suwandi.
Jadi perusahaan pembiayaan itu sebenarnya jangan dijadikan se-olah2 kita ini musuh, jadikalah sahabat, sahabat kalau mencari pinjaman kecil kekita, kalau sudah besar kebank ada tingkatannya pungkas Suwandi Wiranto.

